Jelang Hari Pahlawan, PM Noor Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

BANJARMASIN – Tidak ada usaha yang sia – sia. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Kalimat itu sangat tepat disematkan kepada pemerintah provinsi Kalimantan Selatan / yang terus berupaya sejak tahun 2015 mengusulkan nama Pangeran Muhammad Noor (PM Noor) untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah. Setelah menunggu selama 3 tahun, gelar Pahlawan Nasional itu akhirnya dianugerahkan kepada PM Noor, melalui keputusan presiden (keppres) RI nomor 123 tahun 2018, tentang penganugerahan gelar pahlawan nasional. Upacara penganugerahan dilakukan langsung oleh presiden Joko Widodo di istana negara, pada Kamis siang (8/11), dan disaksikan pula oleh gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor. Sementara ahli waris yang menerima SK anugerah Pahlawan Nasional untuk PM Noor, adalah sang cucu Gusti Firdauzy Nusyirwan Noor.

Usai menyaksikan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada PM Noor, gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih mendalam kepada pemerintah pusat, yang sudah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada PM Noor.

“Atas nama keluarga besar PM Noor, masyarakat dan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada presiden Joko Widodo beserta kementrian sosial, atas anugerah ini. Karena ini merupakan wujud penghargaan dan perhatian pemerintah kepada para pejuang dan tokoh bangsa,” ujar gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk PM Noor ini, sekaligus menambah daftar nama tokoh Kalimantan Selatan,  yang sudah menyandang status pahlawan. Sebelumnya gelar Pahlawan Nasional juga dianugerahkan kepada Pangeran Antasari, Brugjen TNI (Purn) Hasan Basry, dan KH Idham Chalid.

Sementara itu, sejumlah tanggapan positif juga disampaikan masyarakat Kalimantan Selatan, sehubungan dengan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada PM Noor. Salah satunya disampaikan tokoh olahraga pencak silat Kalimantan Selatan Djumaderi Masrun.

“Tepat sekali jika pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional untuk PM Noor. Mengingat sudah banyak jasa yang diberikan PM Noor untuk pembangunan di Kalimantan Selatan, khususnya sektor infrastruktur. Waduk Riam Kanan adalah salah satu buktinya,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ia pun sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, yang akhirnya memberikan gelar Pahlawan Nasional tersebut, kepada gubernur peetama Kalimantan dan menteri pekerjaan umum di era presiden Sukarno tersebut. Apalagi pemberian gelar tersebut, dilakukan dua hari jelang peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Bersama Pangeran Muhammad Noor, juga ada lima tokoh lainnya yang mendapat gelar pahlawan nasional dari pemerintah pada tahun ini. Yakni Abdurrahman Baswedan dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Agung Hajjah Andi Depu dari Sulawesi Barat, Depati Amir dari Bangka Belitung, Kasman Singodimedjo dari provinsi Jawa Tengah, dan Kiai Haji Syam’un dari Banten. (RIW/FHF/RRF)

Leave a Reply