Sinergitas Pemprov- Kemenkumham Semakin Solid

MEWAKILI GUBERNUR- Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan H Siswansyah, SH, MH, turut menyaksikan penyerahan SK CPNS di lingkungan Kemenkumham, di Mahligai Pancasila, Senin (20/1).

Banjarbaru- Kerja sama   penguatan koordinasi di bidang   Hak Asasi Manusia (HAM) antara Pemprov Kalsel dengan Kementerian Hukum dan HAM  RI, di Kalimantan selatan semakin sinergi dan solid.

Ini dibuktikan dengan diraihnya beberapa kali penghargaan sebagai provinsi dan kabupaten peduli Hak Asasi Manusia dari  pemerintah. Kedua insitusi pemerintahan ini saling bekerja sama saling membantu program peningkatan kepedulian HAM sesuai dengan tugas dan peran masih-masing.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada Kemenkumham RI Kalsel atas soilidnya selama ini,” papar Siswansyah SH, MH, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel, saat  membacakan sambutan tertulis gubernur pada Kegiatan Oreantasi CPNS di Lingkungan Menkumham Kalsel, di Mahligai Pancasila,  Senin (20/1).

Disebutkan gubernur, sinergi yang baik tersebut, telah mengantarkan Provinsi Kalimantan Selatan meraih penghargaan di bidang Penegakkan HAM, dimana seluruh kabupaten/kota di anugerahi sebagai kabupaten/kota yang peduli atau cukup peduli HAM.ak Asasi Manusia (HAM).

Gubernur berharap, dengan orientasi CPNS ini yang juga berarti adanya penambahan personil ini, dapat semakin meningkatkan jalinan kerjasama dan koordinasi antara pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan Kemenkumham.

Selain itu, Gubernur juga memberikan semangat dan motivasi kepada CPNS untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti orientasi ini. Karena tidak semua orang bisa berada di sini. Dari sekian ribu atau bahkan puluhan ribu orang yang mendaftar, terjaring 556 orang.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Imam Suyudi dalam laporannya memaparkan ada sekitar 17.500 CPNS yang diterima di lingkungan Kemenkumham RI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 556 orang di tempatkan di wilayah Kalsel.

Dari 556 orang tersebut, sebanyak 519 orang lulus dari kualifikasi SMA/sederajat.  Mereka akan ditempatkan sebagai penjaga lembaga pemasyarakatan yang tersebar di seluruh daerah di Kalsel. Sementara 37 orang lainnya merupakan kualifikasi Starata 1 (S1) dan ditempatkan di unit pelaksana teknis Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Imam Suyudi  mengucapkan terima kasih  dan bangga atas bantuan Pemprov Kalsel yang memfasilitasi pembukaan kegiatan orientasi ini. Orientasi berupa pendidikan dan pelatihan ini akan dimulai   April 2018. Berlangsung selama kurang lebih 4,5 bulan, kemudian selanjutnya akan berakhir  hingga tanggal 1 Januari 2019. (rsy/humpro). *

Leave a Reply