Kalsel dan Jawa Barat Teken Kerja Sama- Saling Adopsi Kemajuan Pembanguan Daerah Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kerja sama dengan Pemerintah

NOTA KESEPAHAMAN- Pemerintah Provinsi Kalsel melakukan kerja sama di bidang penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dengan Pemprov Jawa Barat. Kerja ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh pejabat terkait kedua provinsi, Kamis (21/12/2017).

Provinsi Jawa Barat, tentang penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi percepatan pembangunan daerah.
Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan yang dilakukan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Drs H Muhammad Amin dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat Dr H Lukman Shalahuddin yang bertempat di Aula Balitbangda Prov Kalsel, Banjarbaru, Kamis (21/12).
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Drs H Abdul Haris yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir Hermansyah, MSi, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah bersedia menjadi mitra kerja dalam penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Disampaikan, , kerja sama antar daerah merupakan salah satu alternatif untuk untuk mempercepat pembangunan daerah. Kerja sama daerah merupakan wahana dan sarana untuk lebih memantapkan hubungan dan keterikatan daerah yang satu dengan daerah yang lainya.
Menurutnya, penelitian dan pengembangan daerah memiliki peran yang sangat penting dalam rangka menjalankan fungsi penunjang urusan pemerintahan. Salah satu peran Litbang dalam melakukan pembinaan adalah menjadi sumber utama penyedia bahan-bahan dan rekomendasi kebijakan yang akan diambil oleh penyelenggara pemerintahan.
Dirinya berharap dengan adanya perjanjian kerja sama ini, objek dan ruang lingkup yang dikerjakasamakan bisa diterakan dengan sebaik-baiknya. Kerja sama ini akan medorong percepatan pembangunan daerah baik di Provinsi Kalimantan Selatan maupun di Provinsi Jawa barat.
“Melalui kerja sama yang kita sepakati bersama ini kiranya peran dan fungsi penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi kiranya bisa kita maksimalkan. Kesepakatan untuk melakukan riset di bidang ketahanan pangan dengan komoditi unggulan pada rawa, itik alabio, ikan air tawar dan ternak. Mendukung sinergitas program dan kegiatan, kita harapkan bukan hanya konsepsi namun ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan,” terang Hermasyah.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Drs H Muhammad Amin mengatakan penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MOU antara Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada 6 Oktober lalu.
Diterangkanya, ruang lingkup kerja sama ini meliputi pengambangan budidaya padi rawa sebagai solusi budidaya tanam padi pada lahan sawah yang rawan banjir, pengembangan agrowisata sungai, sekaligus sebagai solusi untuk pengendalian banjir, konservasi hutan dan flora dan faunanya, pengembangan protein hewani dan itik alabio, pengembangan energi alternatif dan pengembangan budidaya ikan air tawar.

Leave a Reply