Sosok Paman Birin di Mata Masyarakat, Bergerak Tanpa Batas Ruang dan Waktu

Banjarmasin, – Melalui semboyan Kalimantan Selatan Bergerak (Berjuang Gelorakan Rakyat, red), Gubernur H Sahbirin Noor , tanpa kenal lelah terus menggelorakan semangat membangun di berbagai wilayah, mulai perkotaan hingga menembus wilayah paling terpencil sekalipun.
Motto kerja yang diteladankan Presiden RI Joko Widodo, selaras dengan gaya kepemimpinan kepala daerah yang lebih akrab disapa Paman Birin ini. Ia gemar blusukan ke berbagai wilayah tanpa kenal batas ruang dan batasan waktu.
Paman Birin merupakan sosok gubernur yang mampu cepat beradaptasi di masyarakat tanpa kikuk dengan kesan formalitas sebagai seorang pejabat. Terkadang warga bisa dikejutkan kehadirannya di warung-warung desa sambil menyeruput kopi bersama rakyat.
Bahkan ia tak canggung ikut bergotong royong di lapangan bersama rakyat di berbagai wilayah, baik pinggiran perkotaan hingga daerah terpencil. Sudah demikian banyak wilayah disambanginya. Tak heran jika masyarakat di Kalsel tidak asing lagi dengan nama Paman Birin.
“Jika rakyat dan pemerintah bekerja sama, maka tidak akan ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan. Kerja sama dalam bahasa sederhana adalah mau bergotong royong, ringan sama dijinjing berat sama dipikul.
Ya, Kalimat inilah yang sering diucapkan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, saat menyapa warga pelosok pinggiran di Banua. Semangat itu pula yang mendorongnya untuk turun ke berbagai pelosok kampung atau desa, meretas wilayah merekatkan tali kebersamaan dengan rakyat.
“Mari kita terus rekatkan silaturahmi dan gotong royong. Pemerintah akan kuat jika mendapat dukungan dari masyarakat. Demikian pula, percepatan pembangunan akan bisa terwujud jika semua elemen masyarakat turut berpartisipasi ,” tuturnya saat bersilaturahmi dengan warga Jl Simpang Jelai RT 20, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (24/11/2017) siang.
Bertempat di salah seorang tokoh masyarakat Banjarmasin Selatan, Habib Ali Bahasyim, Paman Birin menyerap aspirasi masyarakat terkait perkembangan pembangunan, permasalahan sosial dan saran masukan untuk percepatan pembangunan di daerah.
Dihadiri ulama, tokoh masyarakat, pemuda, unsur muspika, dan masyarakat Simpang Jelai dan sekitarnya, Paman Birin tanpa henti-hentinya dalam setiap kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat selalu mengingatkan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang.
Dari dialog sekitar satu jam lebih, terungkap sejumlah aspirasi masyarakat Mantuil. Salah satunya adalah harapan agar pentingnya perbaikan jalan kampung dari Simpang Jelai menuju SDN Basirih 10. Menurut warga, kondisi jalan saat ini cukup memprihatinkan mengingat jalan tersebut menjadi lintasan utama anak-anak kampung menuju SDN Basirih 10. (humpro)

Leave a Reply