Film Antasari Edukasi Sejarah Banua

IMG-20171101-WA0007

TIM PRODUSER- Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama sutradara dan tim produser Film Pangeran Antasari,  saat menggelar jumpa pers di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, baru-baru tadi.

Banjarmasin-  Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan upaya nyata untuk melestarikan nilai-nilai semangat perjuangan pahlawan nasional,  khususnya dari daerah sendiri. Salah satu upaya itu adalah dengan memproduksi penayangan perjuangan Pangeran Antasari.
Penggarapan film semi kolosal berlatar belakang Perang Banjar berjudul Pangeran Antasari telah memasuki tahap penggambaran (shooting).  Adegan awal yang menjadi objek kamera berada di rumah Guru Ahmadi Dalam Pagar RT 01 Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar.
Film yang disutradarai Irwan Siregar ini akan memerankan sekitar 50 orang pemain. Film Pangeran Antasari digarap oleh PT Cahaya Kristal Media Utama Jakarta.
Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, mengatakan,  pembuatan Film Pangeran Antasari adalah sebuah edukasi sejarah penting bagi seluruh warga Kalimantan Selatan terutama para generasi muda agar menguatkan kembali memori pengetahuan tentang perjuangan masa lalu.
Menurutnya, film ini mengingatkan kembali  tentang sejarah perjuangan sehingga bisa dicontoh generasi muda. Ini merupakan hasil yang diharapkan dari penggarapan film perjuangan Pangeran Antasari dan para pejuang  lainnya.
“Film Pangeran Antasari sengaja tidak dikomersilkan. Sepenuhnya akan menjadi tontonan edukasi bagi masyarakat Kalsel. Yang penting film bisa selesai tepat waktu dan masyarakat bisa menonton serta mencontoh nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme perlawanan menentang kolonialisme,”  harap gubernur. (humpro)    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *