Kalsel Bakal Miliki Politeknik Terkemuka

IMG-20171012-WA0014

DISKUSI INDUSTRI- Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor membuka Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Politeknik Industri Batulicin di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Rabu (11/10/2017).

 

Banjarmasin – Dalam waktu dekat Kalimantan Selatan akan memiliki Politeknik Industri terkemuka, yang akan dibangun terletak di kawasan industri Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu.
Hal tersebut dikemukakan Gubernur Kalimantan Selatan, H.Sahbirin Noor setelah membuka Focus Group Discussion (FGD) Pembangunan Politeknik Industri Batulicin di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Rabu (11/10/2017).
Menurutnya, untuk saat ini Pemerintah Provinsi Kalsel telah menghibahkan 50 hektar lahan di Batulicin untuk keperluan pengembangan pembangunan Politeknik Industri Batulicin.
“Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat berdampak besar pada keberlanjutan pembangunan dan yang sudah kita upayakan dengan pemerintah Pusat dapat terus berjalan sinergis,” papar gubernur.
Saat ini di Kalsel terdapat dua titik proyek strategis nasional yang sedang dikembangkan, yakni di Batulicin Tanah Bumbu dan Jorong Kabupaten Tanah Laut. Sehingga penting untuk terus melakukan diskusi seperti ini agar pembangunan dapat segera terlaksana. usai membuka FGD Pembangunan Politeknik Industri Batulicin.
Dijelaska, masuknya kawasan industri di Batulicin dan Jorong dalam proyek strategis nasional (PSN), menjadi sebuah kemajuan dalam pengembangan industri di Kalimantan Selatan. Kedua wilayah itu mampu berkembang secara cepat sebagai kawasan industri, disamping memiliki potensi pengembangan industri, juga didukung dengan infrastruktur pengembangan industri, khususnya pelabuhan.
Dampaknya akan positif untuk banyak hal, seperti memberi kemudahan bagi dunia usaha untuk memperoleh kavling industri siap bangun, yang sudah dilengkapi dengan berbagai infrastruktur yang memadai, selain itu, tentunya juga memberi kepastian hukum lokasi tempat usaha, mengatasi permasalahan tata ruang dan sekaligus mengendalikan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan industri.
Sebelumnya melalui Dinas Perindustrian, FGD serupa telah dilaksanakan yang menghasilkan keputusan, bahwa Kementerian Peridustrian menyiapkan dana untuk pembangunan Politeknik termasuk saran prasarananya. Kemudian Pemerintah Provinsi Kalsel menyiapkan lahan 50 Hektar di kawasan Industri Batulicin. Pemkab Tanah Bumbu mempersiapkan dosen atau tenaga pengajar yang sampai saat ini berjumlah 15 tenaga pengajar dengan 7 keahlian khusus.
Sementara itu Bupati Tanah Bumbu, Mardani Maming yang ikut mendampingi gubernur menjelaskan, usaha membangun Politeknik Industri ini tidak mudah sehingga diperlukan koordinasi yang terus menerus antara pemprov, pusat dan kabupaten .
Saat ini Politeknik Industri Batulicin berada di bawah bimbingan Kementerian Perindustrian bukan Kementerian Pendidikan, sehingga Politeknik Industri Btaulicin berbeda dengan Politeknik Tanah Laut yang berada di bawah Kementerian Pendidikan.
“Politeknik Industri Batulicin ini berada dibawah Kementerian Perindustrian, nantinya bisa saja menjadi Politeknik Negeri setelah 2 tahun bersatus swasta dan persyaratan terpenuhi, yang penting saat ini pembangunan Politeknik Industri ini dapat dukungan dari Pusat dan berjalan lancar” ucap Mardani Maming. (Humpro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *